Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

Unik, Santri di Kudus Ini Gunakan Jam Matahari Untuk Mengetahui Waktu Dzuhur

Gambar
Kudus -  Ada yang berbeda yang dilakukan puluhan santri Ma'had Aly Tasywiquth Thullab Salafiyah   Kudus . Pasalnya para santri itu masih melestarikan penggunaan praktik mengoperasikan jam matahari. Penggunaan jam matahari itu,  untuk mengetahui waktu shalat zuhur. Puluhan santri tersebut mempraktekan jam matahari. Kali ini,  mereka mempraktekan di Al Aqsha Menara Kudus.  Pakar falak Ma'had Aly TBS Noor Aflah mengemukakan di antara metode penentuan awal waktu shalat yang menarik untuk dikaji dan ditelisik. Metode  jam matahari atau sering disebut "sundial". Metode Sundial merupakan instrumen falak yang sederhana, tetapi akurasinya terjaga. Bahkan dalam catatan sejarah, "sundial" merupakan jam tertua dalam peradaban manusia. "Jam ini telah dikenal sejak tahun 3.500 Sebelum Masehi. Pembuatan jam matahari di dunia Islam dilakukan oleh Ibnu al-Shatir, seorang astronom muslim  (1304-1375  M)," ungkap Noor Aflah. Ia mengatakan "s...

Hebat, Sejumlah Mahasiswa di Kudus Berikan Pelatihan Kerajinan Kepada Penyandang Disabilitas

Gambar
Kudus -  Sekelompok mahasiswa dari Universitas Muria Kudus memberikan pelatihan kepada para penyandang disabilotas di gedung Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda)  Kudus,  Minggu (13/5/2018). Hal itu dilakukan untuk mengoptimalkan kemandirian penyandang disabilitas.  Dari pantauan, sejumlah 20 penyandang disabilitas  dengan penuh antusias mereka mulai merangkai bahan dasar enceng gondok yang disiapkan panitia menjadi sebuah kerajinan. Mereka diajarkan membuat kerajian yang bernilai tinggi diantaranya seperti sandal, dompet, tas, maupun yang lain. Ketua Pantia Nailatul Izzah mengatakan,  saat ini para penyandang disabilitas dianggap belum mempunyai kesempatan hidup yang sama. Terlebih, pada masalah kesempatan dalam bekerja. Dimana, tidak sedikit anggota penyandang disabilitas yang ditolak saat melamar suatu profesi. "Sehingga, kami berfikir bagaimana menciptakan generasi difabel yang tidak bergantung pada orang lain" jelasnya  ...

Keren, Sambut Ramadan Komunitas RRM Bersih-Bersih Masjid di Kudus

Gambar
Kudus - Komunitas Resik-Resik Masjid (RRM)  Kudus mengadakan kegiatan membersihkan Mushola Nurul Ajib di Ploso gang 4 Ploso Kudus,  Senin (14/5/2018) malam.  Hal itu sebagai kegiatan rutin menyambut bulan suci ramadhan.   Dari pantauan di lokasi,  puluhan warga warga terlihat sedang membersihkan mushola Nurul Ajib Ploso Kudus. D iawali dengan briefing untuk membagi anggota dan warga menjadi lima tim. Rata-rata, sekali membersihkan pihaknya membutuhkan waktu 4-8 jam.  Ketua Komunitas RRM Kudus Najib Himmawan mengatakan, bersih-bersih itu dilakukan mulai pukul 19.30 WIB malam.  Sekitar selesai sholat isya.  "Sebelum menentukan masjid mana yang menjadi lokasi bersih-bersih. Biasanya kami survei dulu" kata dia,  Senin (14/5/2018). Najib menjelaskan,   untuk mengetahui kondisi dari bangunan masjid, waktu dan tenaga yang diperlukan dapat disesuaikan. Jika masjid kapasitas kecil akan diambil waktu giat pada Juma...

Cuaca Mendung, Badan Hisab Rukyat Daerah Kudus Tidak Bisa Lihat Hilal

Gambar
Kudus - Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD)  Kudus tidak bisa melihat hilal. Ketidak bisaan tersebut dikarenakan ada beberapa faktor.  Ketua Tim Hisab Rukyat Kudus M Agus Yusrun Nafi mengatakan ada tiga faktor yang mengakibatkan BHRD Kudus tidak bisa menyaksikan hilal. Pertama yakni,   ketinggian hilal hanya 0,13 derajat padahal minimal 2 derajat.  "Kemudian cuaca hari ini mendung, dan ketiga ketiga fokus lihat terhakang dengan pohon sehingga kebawah,  seandainya ketinggian lihat dua derajat akan bisa dilihat, namun tadi hanya 0,13 sehingga tidak bisa,  posisi hilal pas di pohon," papar dia ,  Selasa (15/5/2018). Ia mengatakan,  hasil yang didapatkan dari hasil rukyat di gedung UMK Kudus itu. Hasilnya akan langsung disampaikan kepada kemenag wilayah.  "Hasilnya langsung kami sampai ke kemenag wilayah dan kemudian kemeng pusat, " kata dia.  Karena menurutnya,  hasil dari rukyat tersebut menjadi bahan sidang i...

Sambut Ramadhan, BHRD Kudus Lakukan Rukyat Awal Ramadhan

Gambar
Kudus - Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD)  Kudus mengadakan panduan rukyat awal ramadhan 1439 di gedung Ekonomi lantai 6 Universitas Muria Kudus (UMK),  Selasa (15/5/2018).  Dari pantaun MuriaNewsCom,  sejumlah petugas dari BHRD Kudus memulai memasang alat yang dibutukan seperti,  teropong digital,  dan  teodolid.  M. Agus Yusrun Nafi selaku Hasib mengatakan di gedung ekonomi UMK lantai enam tersebut merupakan puncaknya. Dimana dilantai itu,  kebetulan salah satu ufuk barat tidak terhalang gunung atau bukit dan ufuknya lebih luas.  "Asumsi pertama di colo tinggi,  namun tidak selamanya bisa. Karena ufuknya terhalang oleh bukit.  Kalau disin ufuknya bisa naik tidak terhalang oleh bukit, " papar dia, Selasa (15/5/2018). Ia mennyebutkan ada beberapa faktor yang memenuhi perhitungan hisab. Faktor itu diantaranya, minimal tinggi hilal mar'i +2 derajat,  umur hilal delapan jam,  elongasi tiga derajat....